Perfilman Indonesia punya sejarah panjang. Sineas film Indonesia tidak pernah berhenti dalam membanggakan tanah air. Setiap tahun, selalu ada film yang sukses di kancah internasional melalui festival-festival film. ada beberapa film yang sangat sukses di dalam negeri kemudian menjadi perbincangan di media luar negeri. Bahkan film-film tersebut juga akan diputar di festival-festival film luar negeri.

  1. The Raid

The Raid: Redemption merupakan film Indonesia pertama yang masuk box office Amerika Serikat (AS) dan pernah bertengger pada urutan 11 sebagai film yang paling banyak ditonton di bioskop AS. Film yang menonjolkan beladiri asli Indonesia yakni Pencak Silat ini diputar di 875 bioskop di AS. Selain di AS, film ini juga diputar dibeberapa negara lainnya. Data penonton The Raid sebanyak 1.844.817 penonton di Indonesia. Di Amerika, The Raid: Redemption bertahan di Box Office Amerika selama 9 pekan, lebih lama dari di Indonesia, dengan pendapatan bruto $4.063.866 dan berada di posisi ke-66 dari 107 film box office.

  1. Ziarah

Mungkin kamu kurang familiar dengan film Ziarah (2017). Film independen yang sejatinya bukan disiapkan untuk bioskop Indonesia ini malah sukses di dalam dan luar negeri. Pada tahun ini, film Ziarah sukses mendapatkan penghargaan Film Terbaik Pilihan Juri dan Skenario Terbaik di ASEAN International Film Festival and Awards (AIFFA) 2017. Film yang bercerita tentang perjalanan seorang nenek berumur 95 tahun mencari makam suaminya ini juga tayang di Festival Film Internasional Tokyo (TIFF) 2017.

  1. Pengabdi Setan

Pengabdi Setan (2017) sukses menembus empat juta penonton dan menjadi film terlaris Indonesia tahun 2017. Setelah sukses di dalam negeri, film besutan Joko Anwar ini bersiap mengikuti tiga festival internasional. Pertama di Toronto International Film Festival, lalu American Film Market, dan Hawaii Film Festival yang akan diselenggarakan bulan November ini. Tidak puas tayang di beberapa festival, film Pengabdi Setan direncakan juga akan tayang di 23 negara!

  1. Marlina si Pembunuh Dalam Empat Babak

Film yang baru tayang di Indonesia pada bulan November ini merupakan kolaborasi Indonesia dan beberapa negara seperti Perancis, Malaysia, Singapura, dan Thailand. Kerennya nih, Urbaners, film Marlina si Pembunuh Empat Babak (2017) sempat menjadi seleksi di Festival Film Cannes pada bulan Mei kemarin. Kemudian film Marlina si Pembunuh Empat Babak ini juga sempat tampil di New Zealand International Film Festival, Melbourne Film Festival, Toronto International Film Festival dan terakhir di Five Flavours Film Festival, Polandia  bulan September 2017 kemarin. Berbagai macam penghargaan telah banyak diraih film ini, baik dari segi film, aktor maupun sutradara.

 

(Livia Junita | Foto: eeshape.com, avoskin, provoke.online, kumparan)

Desainwebku