Danilla Riyadi, singer sekaligus songwritter secara resmi telah merilis single terbarunya yang berjudul ‘Dari Sebuah Mimpi Buruk’. Single ini merupakan lagu kedua yang diambil dala album Lintasan Waktu yang dirilis 2017 lalu. Video musik ini diluncurkan pada hari Senin, 3 September 2018 tepat setahun setelah merilis single pertamanya “AAA”.

Bekerja sama dengan sutradara Nitya Putrini, Danilla memperlihatkan sisi lain dalam dirinya di video klip ‘Dari Sebuah Mimpi Buruk’. Tak hanya bernyanyi atau berakting, Danilla sengaja memperlihatkan kemolekan tubuhnya saat menari di video klip tersebut. Diakui Danilla, video klip tersebut digarapnya selama 12 jam. ia mengenakan pakaian khusus yang ia jahit sendiri sekaligus melakukan tarian.

Mimpi adalah hal yang gue suka, mimpi itu datang secara bebas. Dalam video ini gue terjemahkan kebebasan itu dengan tarian,” ucap Danilla saat berbincang dalam acara peluncuran video musik “Dari Sebuah Mimpi Buruk”

Terkait Dari Sebuah Mimpi Buruk sendiri menurut Danilla ditulis sesaat setelah dirinya mendapatkan mimpi buruk di sebuah malam. Dari Sebuah Mimpi Buruk ini merupakan lagu yang memiliki mood paling gembira di antara lagu-lagu yang terdapat di album Lintasan Waktu meski tetap berirama mendayu.

Lagu ini memang dibuat waktu gue mimpi buruk dan terbangun, terus gue ambil gitar, dan gue menceritakan kembali tentang apa yang gue alami saat mimpi buruk tersebut. Ternyata apa yang terjadi dalam mimpi buruk menjadi kenyataan.”ungkap penyanyi kelahiran Jakarta, 12 Februari 1990 tersebut.

Video musik ini menyajikan visual Danilla yang menari secara bebas, seolah dia hidup dalam mimpi tersebut. Namun dibagian akhir video musik terdapat plot twist yang mengejutkan. Danilla mengaku memang sengaja ingin menari di video musik ini.

Sebenernya menari karena mau banget aja. Kayak lagi pengen nasi goreng terus beli, sama kayak gitu, tapi ini in another level aja. Awalnya insecurekarena aku bukan penari, aku juga nggak nari yang gimana gitu. Tapi semua orang boleh menari,” terangnya.

Ingin agar lagu ‘Dari Sebuah Mimpi Buruk’ terasa melankolis dan pilu, Danilla mengajak serta berbagai musisi untuk mengiringi, termasuk Bayu, pemain bas gitar Mondo Gascaro, drummer Edward Manurung, serta empat string section. Aldi Nada dilantiknya sebagai arranger lagu. Sedangkan Lafa Pratomo masih terus dipercaya untuk mencipta notasi minor yang sendu.

 

(Livia Junita | Foto : Djarumcokelat)

Desainwebku