Pementasan kemebali digelar oleh Teater Paradoks FISIP UI dengan judul “Calonarang” di Gedung Kesenian, Jakarta Pusat (4/10/18). Dengan latar belakang Indonesia di saat masa kerajaan, pementasan ini sangat memukau dengan wardrobe, property, musik, dan koreografi yang menarik. Membuat penonton tak henti – henti terhibur di setiap scene.

Calonarang adalah sebutan para warga untuk Rangda, seorang janda yang mempelajari ilmu hitam dan ritual – ritual aneh. Lalu ia mengutuk satu desa karena geram tidak ada satu pun pria yang ingin meminang anaknya, Ratna Manggali.Pentas ini juga menceritakan tentang kisah cinta Ratna Manggali dan Bahula, seorang Mpu yang diperintah Raja Airlangga untuk mencari kelemahan Calonarang.

Karakter Calonarang diperankan oleh Taliana Juwita yang sangat mendalami peran tersebut dan sukses memukau para penonton. “Aku sangat senang sekali saat mendapatkan peran itu dan teater adalah hal yang sangat aku suka dari kecil”, ujarnya. Dalam beberapa scene terlihat Taliana beberapa kali ganti kostum.

Pimpinan Produksi Ihsan Indra dan timnya memilih untuk mengangkat cerita ini karena terdapat pesan moral dan isu sosial politik yang bisa diangkat seperti feminisme, diskriminasi antar golongan, politik, otonomi daerah. “Selain pesan moral, teater adalah penampilan yang sangat berbeda dari film dimana tidak pengulangan jika ada kesalahan dan disitu letak keunikan yang harus tetap dijaga serta dilestarikan”, tambahnya.
(Raka | Foto: Karima Azkia)

Desainwebku