Film Serendipity diadaptasi dari novel kedua karya Erisca Febriani yang berkategori best-seller (laris) berjudul Serendipity. Serendipity kurang lebih artinya berkah baik, atau mendapatkan sesuatu yang bernilai. Film yang akan tayang di bioskop mulai 9 Agustus mendatang, Maxime Bouttier kembali membintangi film layar lebar, berperan sebagai Gibran dan beradu peran dengan Kenny Austin (Arkan) dan Mawar Eva De Jongh (Rani). Namun sisi dramatis relasi cinta menjadi bagian menarik dan sangat menyentuh.

Film besutan sutradara Indra Gunawan yang juga sutradara dari film Dear Nathan ini menjelaskan bahwa film Serendipity tidak hanya cerita cinta remaja, tapi cerita masa lalu keluarga menjadi drama yang sangat menyentuh. Drama dan romantisme tokoh-tokoh dalam Serendipity juga lebih lengkap. Menurut Indra novel Serendipity ini juga tak kalah militan. Itu sebabnya, Indra optimis film garapannya ini juga akan direspon positif

Berkisah tentang Rani yang harus mencari uang dengan menjadi lady escort untuk membayar hutang yang ditinggalkan ayahnya. Rani merasa hidupnya hancur ketika Arkan memutuskan dirinya. Karena pekerjaan itu tersebarlah foto-foto Rani sedang bekerja, namun kehadiran lelaki bernama Gibran mengubah keputusan Rani menjadi Harapan.

“Konflik Gibran sama Arkan karena dia dekat sama Rani. Rani jadi sasaran bully di sekolah. Sedangkan Gibran anti bully-ing banget. Jadi, dia ingin mencoba melindungi Rani,” ujar Maxime menjelaskan.

Maxime Bouttier menyebut ada konflik cinta segi tiga antara Gibran, Arkan, dan Rani di film ini. “Untungnya chemistry dengan Kenny dan Mawar enggak terlalu dipikirkan karena sudah pernah main bareng sebelumnya.”

Di film ini Banyak twist-twist menarik yang layak ditunggu oleh penonton, adegan romantis yang menghanyutkan dan ada beberapa bagian dibuat lebih dramatis yang bikin kamu ikutan baper pas lagi nonton filmnya loh!

(Livia | Foto: google.com| Editor: Monika)

Desainwebku