Tontowi Ahmad dan Liliyana Natsir atau yang kerap disebut Owi/Butet merupakan pasangan ganda campuran pebulu tangkis asal Indonesia yang dibentuk oleh kepala pelatih Richard Mainaky. Owi/Butet telah mengkoleksi beragam gelar bergengsi selama 9 tahun karir mereka dan puncaknya ialah saat mereka menyabet medali emas di Olimpiade Rio de Janeiro 2016.
Sepanjang tahun 2017, Owi/Butet lebih selektif memilih turnamen. Hal ini dikarenakan cidera lutut yang dialami Butet pada akhir 2016 lalu. Meski kondisi Butet dan usia mereka tak lagi muda, namun semangat juara Owi/Butet tak pernah redup.
Dari seluruh turnamen yang mereka ikuti, masih ada satu gelar yang belum mereka kantongi yakni medali emas pada Asian Games. Turnamen ini menjadi titik fokus Owi/Butet tahun ini, apalagi Indonesia menjadi tuan rumah pesta olahraga se Asia ini.
Seusai menang mengalahkan pasangan Malaysia Chan Peng Soon/Goh Liu Ying pada Blibli Indonesia Open 2018, Butet menganggap kemenangan ini adalah kado spesial sebelum ia mengikuti turnamen Asian Games 2018 nanti.
Butet menuturkan bahwa keputusannya sudah bulat dengan berita gantung raketnya. “sedih juga sih karena ini kemungkinan besar saya terkahir bertanding Indonesia Open di Istora tahun ini,” tutur Butet seusai laga Blibli Indonesia Open 2018.
Sementara itu, sang partner Owi hatus menerima keputusan dari teman seperjuangannya selama 9 tahun. Owi mendoakan agar Cik Butet sukses di kesibukan yang lainnya. Saat disinggung masalah pengganti Butet nanti, Owi menjawabnya dengan santai dan tegas “ soal partner baru pasti akan ada yang namanya membedakan, karena kan saya sudah 9 tahun bersama Butet”.
(Monika| Foto: Instagram.com)

Desainwebku