Diantara kalian pasti sudah tidak asing lagi dengan gambar Ayam Jago yang sering kita temui saat menyantap kuliner di pinggiran, mangkuk putih dengan gambar ayam jantan bertengger merah biasa dijual oleh pedagang seperti bakso, mie ayam, soto, bubur ayam dan lainnya. Dibalik mangkuk yang legendaris ini ternyata memiliki sejarah.

Gambar ayam jago yang terdapat di mangkuk tersebut memiliki makna yaitu mewakili simbol kemakmuran. Dalam budaya Cina, ayam dikaitkan dengan kelancaran rezeki. ada pepatah mengatakan bahwa manusia bangun pagi agar rezekinya tidak dipatuk ayam. Hal ini tentunya melalui gambar ayam tersebut para pedagang berharap bisa mendapatkan rezeki yang banyak.

Dirangkum dari berbagai sumber, mangkuk gambar ayam jago telah dipakai oleh bangsa Cina sejak zaman Dinasti Ming, pemerintahan Kaisar Chenghua (1465M-1487M). Sang kaisar memesan empat cawan dengan gambar ayam jantan, betina dan anak ayam yang melambangkan kemakmuran.

Cawan itu kemudian diserahkan sang kaisar kepada istrinya sebagai tanda cinta. Kemudian cawan-cawan tersbut dikenal dengan nama jigangbei. Seiring berjalannya waktu, cawan ayam Chenghua itu juga pernah dilelang di Hong Kong pada 1960, 1970-an, 1980-an, hingga 1990-an dan terakhir 2014, dengan nilai mencapai US$36 juta.

Pada zaman Dinasti Qing, mangkuk tersebut mulai diproduksi besar-besaran dan diperuntukkan bagi masyarakat kelas menengah dan kelas bawah. Mangkuk ayam jago pun memiliki tulisan “Made In Cina” dibawah mangkuknya, hal tersebut menunjukkan bahwa negara tersebut sebagai penemu awal dan memproduksinya. ternyata gambar tersebut mempunyai hak ciptanya, lho!

Sekarang kalian sudah tau kan sejarah dari mangkuk ayam jago bertengger merah? Tidak hanya hiasan saja, ternyata dibalik itu semua gambar tersebut mempunyai sejarah dan makna yaitu melambangkan kemakmuran dan rezeki. Kalian bisa membeli mangkuk legenda tersebut di pasar maupun di toko perkakas rumah tangga.

(Amalia | foto: pinterest.com)

Desainwebku