Teriakan penggemar memenuhi ruang Balai Kartini Jakarta Minggu malam, 2 Desember 2018. ketika lampu panggung konser Calum Scott bertajuk ‘Only Human Live in Indonesia’ menyala.

“Jakarta how you feel it?” sapa penyanyi jebolan Britain’s Got Talent 2015 ini di tengah-tengah menyanyikan lagu pembukanya berjudul Come Back Home.

Antusiasme penonton terdengar ketika penyanyi kelahiran 1988 ini menyapa dan mencoba berinteraksi dengan penonton. Tepuk tangan meriah bergemuruh setiap Calum menyelesaikan lagunya.

“This is my very-very first time to Jakarta, this is very-very special,” ujarnya ketika akan menyanyikan lagu kedua berjudul Rhythm Inside, yang menurutnya menceritakan tentang seorang yang jatuh cinta dan merasakan ada kupu-kupu di dalam perutnya.

Tampil cukup santai dengan kemeja bermotif dan celana panjang saat menggelar konser di Balai Kartini, Jakarta. tiba-tiba saja penampilan penyanyi asal Inggris, Calum Scott terlihat unik dan berbeda. Ia berdiri di atas panggung dan terlihat menggunakan iket Sunda alias aksesori kepala khas Sunda yang terbuat dari kain batik.

Sepintas terlihat mengenakan blangkon, tapi rupanya setelah dilihat lebih saksama, Scott mengenakan iket Sunda berwarna hitam dan putih. Banyak penonton yang dibuat histeris melihatnya mengenakan aksesori khas Indonesia sambil menyanyikan lagunya berjudul If Our Love is Wrong.

“Aaaaah, Calum I love you,” teriak seorang penonton wanita, yang membuat penyanyi kelahiran 1988 tersebut mengucap ,”Thank You.” Sementara penonton lainnya terdengar berteriak saat Scott. muncul dan sudah mengenakan iket Sunda.

“Aku hanya ingin bilang aku sangat menikmati setiap lagu tapi aku ingin menyanyikan satu lagu. Aku ingin bernyanyi bersama kalian,” ucap Scott sesaat sebelum mulai menyanyi.

Pembawaan Scott yang hangat dan rendah hati membuat penonton makin jatuh cinta. “Malam ini sangat spesial karena ini show terakhirku untuk tur Only Human,” ucapnya.

Pria kelahiran 12 Oktober 1988 itu berbagi perasaan terdalamnya. Dia curhat sekaligus menyemangati penonton, seperti ketika akan menyanyikan single terbarunya, “No Matter What”.

“Lagu ini tentang penerimaan,” kata Calum Scott tentang lagu yang diambil dari pengalaman pribadinya. Ketulusan cinta orang tua, penerimaan, serta menjadi diri sendiri.

Dia banyak berinteraksi dengan penonton. Merespons saat penonton berteriak “I love you, Calum”. Dia menjawab “I love you too”. Juga, beberapa kali mengucapkan “terima kasih”.

Dalam konser bertajuk’ Calum Scott Only Human Live in Indonesia’ tersebut, penyanyi jebolan Britain’s Got Talent 2015 itu membawakan 12 lagu hits miliknya. Malam romantis dan emosional bersama Calum Scott itu ditutup dengan “Dancing On My Own”. “It was a magical night. Terima kasih, Jakarta.”

 

(Livia Junita | Foto: Instagram @calumscott)

Desainwebku