Musik itu tidak ada batasnya. Lebih tepatnya, tidak ada yang bisa membatasi musik. Sejauh manapun jarak tempat kita berada, tidak menjadi alasan untuk kita membatasi diri dalam mendengarkan musik tertentu. Begitupun dengan bahasa dan mungkin situasi yang terjadi pada kita. Intinya, musik tidak bisa terbatasi. Justru, dengan segala keterbatasan, keberagaman, dan perbedaan dari masing-masing individu, bisa tersatukan melalui musik. Music makes us one. Dan terasa seperti itulah yang ingin disampaikan Marshmello melalui video klip You Can Cry yang diwarnai dengan bahasa isyarat sepanjang video, dari awal hingga akhir.

Video klip ini dirilis oleh Marhmello pada 28 Juni 2018. Video dengan durasi 3:16 menit ini menampilkan Marshmello bersama dengan satu perempuan, Nyeisha Prince, memeragakan bahasa isyarat dalam menginterpretasikan lirik lagu You Can Cry. Bila sekali lihat, video klip ini bisa terbilang sederhana, karena hanya bermodal studio dengan latar kain hitam, lalu beberapa lighting, dan bahkan dengan teknik shoot kamera yang terbilang tidak beragam dan sulit. Walau begitu, video klip ini berhasil menyampaikan pesan yang mendalam dan indah dari visualisasi serta lirik lagunya itu sendiri.

Sepanjang video, bisa disaksikan dimana Marshmello dan Nyeisha Prince bergantian (juga dalam beberapa scene bersamaan) menyampaikan pesan dari lirik You Can Cry dengan bahasa isyarat. Bila melihat video klip ini, tertangkap pesan seperti di awal tulisan ini, dimana musik tidak ada batasnya. Kehadiran musik tidak bisa membatasi segala kekurangan ataupun perbedaan masing-masing dari kita dengan individu yang lainnya. Dan video klip ini seakan ingin memberi pesan tersebut. Dengan menggunakan bahasa isyarat, seakan ingin memberi pesan kepada semua orang, terutama yang mungkin memiliki keterbatasan fisik untuk tetap bisa bersama-sama menikmati musik. Karena lagi, musik tidak ada batasnya. Siapapun kalian, dimanapun kalian berada, berbahasa seperti apapun kalian, juga bagaimana pun keadaan fisik kalian, tidak bisa membatasi kita untuk mendengarkan musik. Tidak bisa membatasi kita untuk bersatu karena musik. Perbedaan itu semua tidak perlu menjadi alasan untuk kita berhenti menikmati musik. Dengan musik, kita bisa bersatu dengan segala perbedaan.

Tidak kalah dengan visualisasi yang tersaji dari video klip, You Can Cry juga memiliki lirik dengan makna yang indah. Dalam lagu ini, Marshmello berkolaborasi dengan Juicy J dan James Arthur. Secara keseluruhan, pesan yang terdapat dalam liriknya ialah dimana mereka seakan meyakinkan kalau semuanya akan baik-baik saja. Meyakinkan pendengarnya, atau siapapun bahwa ada saatnya kita boleh menangis untuk menghilangkan luka-luka dan kesakitan yang kita miliki. Dan lagi, lagu ini meyakinkan kalau semuanya akan baik-baik saja. Jadi, menangislah, karena dari menangis itu, semuanya bisa menjadi lebih baik. Dan di dalam konteks lagu ini, mereka menyampaikan kepada sang subjek bahwa it’s okay to cry on their shoulder.

Dan pesan yang ada dilirik seakan berkaitan dengan video klip versi bahasa isyarat itu. Mungkin, di luar sana, orang-orang yang memiliki keterbatasan merasa tersingkirkan dengan lingkungan. Dan lagu ini seakan sedikit banyak meyakinkan kepada mereka bahwa semuanya akan baik-baik saja. Mereka boleh menangis. Tetapi mereka juga tetap harus ingat, sebagaimanapun kita berbeda—dengan segala keterbatasan, lagi-lagi musik lah yang bisa menyatukan kita. Jangan takut. Everything’s gonna be okay!

(Sasya | Foto: Youtube)

(Editor: La Tansa)

Desainwebku