Kronologi Ledakan Bom di Konser Ariana Grande, Bagaimana Keadaan Ariana?

Konser penyanyi papan atas Amerika Serikat, Ariana Grande, harus berakhir kelam. Karena adanya ledakan bom yang diduga bom bunuh diri dari salah satu orang yang hadir di venue.

Konser ini diadakan di Manchester Arena, venue dalam ruangan terbesar di Eropa, dibuka pada 1995 dan bisa menampung 21 ribu orang. Tempat ini adalah lokasi konser dan olah raga yang populer.

Dilansir dari Telegraph, Selasa (23/05) pihak British Transport Police mengkonfirmasi bahwa ledakan berasal dari area serambi pada pukul 22.30 waktu setempat. Kepolisian Inggris menyatakan setidaknya 20 orang tewas dan 50 lainnya terluka dalam ledakan di konser yang dilaksanakan di lokasi tersebut.

Namun bagaimana dengan keadaan Ariana Grande?

Juru bicara Ariana mengatakan, penyanyi Ariana Grande dalam keadaan baik. Beruntung, bom itu meledak setelah Ariana Grande menyelesaikan konsernya.

Meski begitu, masih banyak penonton yang belum keluar dari arena. Sehingga, bom mengakibatkan korban yang cukup banyak dan menimbulkan kepanikan.

Seorang saksi mata mengatakan, bom itu meledak saat penonton akan meninggalkan arena. Sehingga, banyak yang teriak panik dan berebut menyelamatkan diri.

Seorang penonton, Sasina Akhtar, kepada Manchester Evening mengatakan, bom itu meledak setelah Grande menyelesaikan lagu terakhirnya. “Saya lihat bom meledak di arena bagian belakang. Saya melihat seorang gadis berdarah, kemudian semua orang teriak dan berlari,” ucapnya.

Kemudian saksi lain pun menjelaskan kronologinya, yaitu Andy Holey, seorang pria yang datang ke arena tersebut untuk menjemput istri dan anak perempuannya yang menyaksikan konser mengatakan, “Saat saya sedang menunggu, sebuah ledakan terjadi dan melempar saya. Ketika saya bangun, saya melihat ada korban tewas. Setelahnya saya hanya fokus menemukan keluarga saya,”.

“Saya berhasil menemukan mereka dan mereka baik-baik saja. Itu benar-benar sebuah ledakan yang sangat kuat. Lokasinya di dekat box office di pintu masuk Arena,” tambahnya.

Adapun saksi lainnya, Michelle Sullivan asal Huddersfield yang menghadiri konser bersama anak-anaknya berusia 12 dan 15 tahun mengatakan, “Peristiwa itu sangat menakutkan. Begitu lampu mati, kami mendengar sebuah ledakan yang sangat keras. Semua orang berteriak. Ketika kami keluar, mereka katakan ‘teruslah berlari, teruslah berlari’.”.

Juru bicara Dewan Kota Manchester City, Pat Carney, menyampaikan belasungkawa kepada para korban peristiwa tersebut. Namun ia mengakui belum terdapat informasi rinci terkait apa yang terjadi.

“Polisi tengah bertugas. Kami tidak tahu apakah ini sudah berakhir atau ada insiden lain di area itu…,” ujar Carney.

Lalu ada dua pejabat AS yang enggan disebut namanya menduga ledakan ini dipicu pengebom bunuh diri. Namun belum ada pernyataan resmi dari otoritas Inggris soal hal itu. Meskipun kepolisian setempat telah menyatakan bahwa mereka menyelidiki insiden ini sebagai insiden terorisme. Ledakan itu terjadi sesaat setelah Ariana Grande meninggalkan panggung.

Konser yang memilukan ini merupakan rangkaian dari konser dunia Ariana Grande bertajuk “Dangerous Woman”. Uniknya, ternyata konser itu benar-benar berbahaya (sesuai namanya) dan diteror bom.

(RIO | Photo: sindonews.com)

Author: redaksi

2617 stories / Browse all stories

Related Stories »

ChocoMania Servio

Coming Soon Movie »

Jomblo 2017 Trailler

Movie Trailer »

Dark Tower( Trailer )

Contact Us »

[email protected]

Social media person of the Years 2017 »

Social Media Person of The Year 2017

View Results

Loading ... Loading ...

Favorite Celebrity Showbizlovers 2017 »

Favorite Celebrity Showbizlovers 2017

View Results

Loading ... Loading ...

intermezzo »

Bincang Asal Tentang Bitter of Love - Apa Kata Ardhito Pramono?

Mentalitu care

SHOWBIZ VIDEO »

Intermezzo with Danilla Riyadi

Exclusive Interview With Ezra Hivi! »

Exclusive Intermezzo with HIVI!

New Movie Trailler »

Blade Runner 2049 (Trailler)

Internasional Music »

Taylor Swift-Look What You Made Me Do

Indonesian Music »

Radhini - Hampir Jadi