Lebih dari satu decade yang lalu, tepatnya di tahun 2007, hadir salah satu girl group dari Korea Selatan. Grup tersebut lahir sebagai salah satu girl group dengan jumlah anggota terbanyak pada masanya. Di tahun awal hingga pertengahan 2000-an, negara Gingseng yang satu itu termasuk jarang menghadirkan grup perempuan, lebih tepatnya pada saat itu industri musik di Korea Selatan masih lebih didominasi oleh grup pria. Juga, pada masa-masa tersebut, idol grup (biasa bernyanyi dan menari) masih memiliki penggemar yang tersegmentasi. Belum sepenuhnya masyarakat secara umum menerima kehadiran idol grup. Bahkan, hingga detik ini, di tahun 2018, dengan segala kesuksesannya, idol grup sedikit banyak masih dipandang setengah mata.

Balik ke awal hingga pertengahan tahun 2000-an tadi, idol grup perempuan dengan jumlah terbanyak pada masanya itu berhasil menarik perhatian masyarakat. Walau, lagi, pastinya masih ada yang memandang mereka sebelah mata. Mereka ialah SNSD (So Nyeo Shi Dae) atau artinya adalah generasi perempuan. Idol grup perempuan yang beranggotakan 9 orang itu pun sering dikenal secara internasional dengan sebutan Girls’ Generation. Mereka hadir ber-9 sejak 2007 hingga 2014. Satu anggota, Jessica Jung, memutuskan untuk keluar dari grup dan agensi yang melahirkannya di tahun 2014 itu. Delapan perempuan yang lainnya melanjutkan grup hingg masuk ke tahun 10 mereka, di tahun 2017.

Debut di tahun 2007, meledak besar di tahun 2009, hingga membuat nama sendiri di industri musik Korea hingga negara-negara lain termasuk Indonesia, Girls’ Generation berhasil bertahan di industri hiburan terkhusus musik hingga tahun ke-10. Tahun dimana tidak semua idol grup bisa mencapainya dengan mudah. Tidak jarang juga yang sudah berhenti atau bahkan tak terdengar lagi kabarnya sebelum menginjak angka 10. Tetapi, tidak dengan grup besutan SM Entertainment itu. Mereka berhasil bertahan.

Di tahun ke-10 itu juga masuk pada era dimana kontrak mereka habis masa berlakunya dengan SM Entertainment. Dari 8 anggota, 5 orang memutuskan untuk melanjutkan kerja bersama SM Entertainment (Taeyeon, Sunny, Hyoyeon, Yuri, Yoona) dan 3 (Tiffany, Sooyoung, Seohyun) sisanya memilih untuk berkarir di luar agensi yang telah membesarkan mereka selama lebih kurang 10 tahun.

Tiffany, menjadi salah satu yang memilih untuk melanjutkan karirnya di Amerika Serikat, yang juga menjadi tempat dimana ia dilahirkan. Terasa seperti baru pulang merantau selama lebih dari 10 tahun di Korea Selatan, dirinya memilih untuk menjalani hidupnya di kampung halaman. Termasuk bekerja dan berkarya sebagai seorang artis di sana. Perempuan berumur 29 tahun itu belum lama ini menandatangani kontrak kerja bersama Paradigm Talent Agency, tempat dimana penyanyi seperti Shawn Mendes dan Ed Sheeran berkarya.

Dengan brand new image, Tiffany menaruh nama Young dari nama Korea dia Miyoung, untuk menjadi nama panggung selama berkarir sebagai solo artis. Tiffany Young menjadi tanda awal dimana dirinya memerlihatkan new image ke masyarakat. Dan melalui lagu terbarunya, Over My Skin, Tiffany semakin percaya diri dalam memerlihatkan new image itu ke khalayak dan penggemarnya.

Over My Skin dirilis oleh Tiffany dan tim pada tanggal 28 Juni 2018. Lagu ini memiliki musik yang enak dengan brass yang yang oke punya. Di awal lagu kita sudah disambut dengan manja oleh bass dan gitar yang menakjubkan. Lalu dilanjut dengan suara Tiffany yang sensual dan heavy membuat instrumental yang asik itu terdengar semakin menakjubkan. Instrumentalnya gokil, dan suara Tiffany benar-benar melengkapi lagu itu menjadi satu package yang ajaib! Dan di sini juga terasa new image yang ingin ditunjukan oleh Tiffany ke masyarakat. Musik seperti ini menjadi tanda dari lahirnya brand new image of Tiffany Young. Sukses terus, Tiffany!

 

(sasyasp | Foto: celebmix.com)

Desainwebku