Kabar duka Tentang meninggal-nya Stephen Hawking disampakan oleh Keluarga nya Pada hari Rabu pagi Tgl 14/03/2018. Fisikawan yang kisah hidupnya diangkat dalam film The Theory of Everything ini meninggal pada usia 76 tahun. Dia baru saja merayakan ulang tahunnya pada 8 Januari lalu.

Tahun 2017, Stephen Hawking terbilang vokal dalam menyoroti robot dan AI (Artificial Intelegence). Dirinya meyakini, akan tiba waktu di mana AI akan sepenuhnya menjadi “makhluk” yang mengungguli bahkan menggantikan manusia.

“Keberhasilan menciptakan teknologi AI yang efektif, bisa jadi sebuah pencapaian besar dalam sejarah peradaban kita. Atau bahkan terburuk. Kita tak tau pasti. Jadi kita tak tau apakah nantinya AI akan membantu kita atau justru menolaknya, dan mengesampingkannya atau menghancurkannya”.

Ramalan yang dikatakan Stephen Hawking sebelum meninggal telah menggegerkan Dunia  penelitian. Hal Ini dia sampaikan pada saat Konferensi Web Summit Technology yang diadakan di Lisbon, Portugal pada 2017 lalu,

Tak Hanya Memberikan Ramalan, Ia juga Memberikan Solusi untuk Menangani hal tersebut. Ketakutan tersebut bisa direduksi jika para ilmuan menemukan cara untuk mengontrol perkembangannya. “Hal itu (AI) membawa bahaya, layaknya senjata otonom yang dahsyat, atau sebagai cara baru bagi sedikit orang untuk menindas banyak orang. Hal itu bisa berdampak buruk bagi perekonomian kita” Ujar Stephen Hawking

(Juan |foto : indianexpress.com )

Desainwebku