Justin Timberlake kembali harus menunda jadwal tur konsernya bertajuk “Man of the Woods” karena pita suara masih memar. Sebelumnya mantan anggota boyband ‘N Syc, terpaksa batal tampil sejak akhir Oktober lalu di Madison Square Garden, New York City atas saran dari dokternya.

Pada Jumat, 7 Desember lalu melaui akun Instagramnya Justin Timberlake mengunggah gambar bertuliskan.“Hai teman-teman, aku yakin kalian telah mendengar bahwa aku harus menunda beberapa jadwal tur karena pita suara yang memar. Pita suaraku dalam tahap penyembuhan, tetapi tidak sepenuhnya kembali normal, jadi dokterku ingin terus mengistirahatkan suara ku. Mereka meminta aku untuk menunda nyanyian sampai bulan depan,”

Lanjutnya,”Aku benar-benar minta maaf, aku ingin kembali ke panggung dan aku melakukan semua yang bisa dilakukan agar kembali dengan cepat. Terima kasih atas pengertian. Aku melihat semua unggahan kalian dan aku menghargai dukungan dan cinta. Aku berharap untuk kembali lebih kuat dari sebelumnya. Lebih banyak untuk datang pada tanggal yang dijadwal ulang,”

Beberapa jadwal yang tersisa untuk tahun ini, diantaranya Buffalo, Tacoma, Los Angeles, Phoenix, Las Vegas, Fresno, Portland, setra Oalkand. Pelantun “Can’t Stop the Feeling” berjanjji akan segera menyapa penggemar di tahun 2019. Dia bahkan telah menjadwalkan kembali konsernya yang sempat tertunda. Sebagian besar konser yang ditunda sebelumnya, dipindahkan pada bulan Februari dan Maret mendatang.

Sementara itu, album kelima Timberlake telah rilis  pada 2 Februari 2018 bertajuk “Man of the Woods”. Album kelima itu, berhasil menduduki puncak Billboard 200 serta penjualan terbanyak di minggu pertama. “Man of the Woods” menjadi album keempat Timberlake yang menduduki urutan pertama dan berhasil mendapat sertifikasi emas karena telah berhasil menjual lebih dari 500.000 kopi di Amerika Serikat.

Selain merilis album kelima, suami dari Jessica Biel itu juga merangkum perjalanan karirnya hingga sampai saat ini dalam buku berjudul “Hindsight & All the Things I Can’t See in Front of Me”. Dirilis pada tanggal 30 Oktober lalu, buku ini berhasil menduduki posisi nomor 2 dalam daftar best seller The New York Times Hardcover Nonfiction.

 

(Rikha| Foto: Youtube| Editor: Monika)

Desainwebku