Apakah anda pernah dengar lagu berjudul Sweet Disposition? Lagu itu sempat jadi hits di seluruh dunia pada tahun 2010 dan menjadi soundtrack di beberapa film dan Hollywood  seperti 500 Days of Summer, One Tree Hill dan Skins. Tapi apakah anda tahu kalau vokalis dari Temper Trap ternyata asli keturunan Indonesia? Ya dia adalah Abby Rai Chrisna Mandagi, alias Dougy Mandagi!

Buat kamu yang belum tahu, Dougy adalah seorang vokalis band ber-genre alt rock  asal Australia, The Temper Trap. Setelah sukses di negara asalnya berkat lagu Sweet Disposition, karier The Temper Trap pun ikutan melejit.

Perjalanan Dougy menjadi sukses dan terkenal seperti sekarang ternyata tidak semulus yang kalian bayangkan, ia harus melalui asam garam, hidup dan bahkan di remehkan orang  terlebih dahulu.

Dari kecil Dougy sudah sangat sering berpindah-pindah tempat tinggall. Di usia enam tahun, setelah ayahnya wafat, Dougy  pindah ke Hawaii untuk tinggal bersama kakeknya. Dia pun menghabiskan sebagian besar masa kecilnya di sana.

Lalu Dougy harus pinda ke Bali untuk tinggal bersama ibunya sehingga mengalami Shock-Culture karna berbedanya budaya dari Hawaii ke Bali.

Karna di bali ia tidak dapat menyesuaikan diri dengan lingkungan ia pun merasa tidak nyaman dengan lingkungannya dan kesulitan mendapatkan teman.

Dougy pun pindah lagi ke Sulawesi untuk tinggal bersama paman dan bibinya. Di sana, dia mulai berkenalan dengan dunia seni, khususnya menggambar. Sejak saat itulah Dougy tekun menggambar dan sempat bercita-cita ingin menjadi salah satu ilustrator di Disney.

Ketika hendak berkuliah, Dougy pindah lagi ke Melbourne dan tinggal di sana bersama ibunya. Di Melbourne, Dougy mendaftar ke sejumlah sekolah jurusan seni demi mencapai cita-citanya, dan dia pun tidak lolos.

Namun Dougy  tidak menyerah dan putus asa, Dia pun beralih menekuni musik. Setelah lulus kuliah, Dougy tidak langsung menjadi penyayi terkenal, dan malah sempat menjadi pelukis jalanan, penjaga toko, sampai mengamen karena nggak kunjung dapat pekerjaan.

Seperti laki-laki penggemar musik pada umumnya Dougy pengen banget jadi personil  band. Sayangnya, setiap kali ikut audisi ia tidak  pernah lolos. Tetapi Dougy terus berusaha sampai akhirnya dia bertemu dengan Tobby dan Jonny, lalu memutuskan untuk membentuk band The Temper Trap di tahun 2005.

 

Mereka mulai rajin mengisi acara dan gigs kecil-kecilan di Australia sampai single utama di album debut mereka, Sweet Disposition, meledak di seluruh dunia pada tahun 2009.

Yang paling keren adalah, meskipun dari kecil Dougy udah berkelana kemana-mana, Dougy tetap cinta dan bangga dengan tanah kelahirannya, Indonesia.

Meskipun sekarang tinggal di London, Dougy tetap mencantumkan “Bandung, Indonesia” di biografinya dalam app khusus The Temper Trap dan kota Bandung adalah tempat kelahirannya.. Dalam sebuah wawancara, Dougy juga berencana untuk menetap dan menghabiskan hari tuanya di Bali, karena baginya, Bali tetaplah home sweet home. Dia bahkan sudah mulai mengarang lagu dalam bahasa Indonesia.

(La Tansa | Foto: Youth S.G)

Desainwebku