“Di Atas Meja” Single Terbaru Payung Teduh Dalam Album Ruang Tunggu

Lagu “Di Atas Meja” merupakan salah satu dari Sembilan lagu yang ada dalam album terbaru atau album ketiga Payung Teduh bertajuk “RuangTunggu” dan akan dirilis pada 19 Desember 2017. Untuk single terbaru ini sendiri yang berjudul “Di Atas Meja” akan dirilis secara resmi pada 13 Desember 2017 di Jakarta.

Mohammad Istiqamah Djamad atau yang akrab disapa Mas Is ini menginformasikan bahwa album “RuangTunggu” akan diedarkan lewat label Jagonya Musik Indonesia serta akan tersedia di semua outlet KFC di seluruh Indonesia.

Lagu “Di Atas Meja” dibuat oleh Mas Is sekitar Maret 2016 dan mulai direkam pada bulan berikutnya (April 2016).

Pembuatan lagu tersebut terinspirasi dari dinamika kehidupan pribadi bersama keluarganya. Kesibukan yang menumpuk dan menguras banyak perhatian menyebabkan hampir hilangnya quality time bersama keluarga.

“Ini sangat menakutkan. Ini teriakan saya terhadap pengaruh dari betapa jarang bertemunya dengan kekasih tercinta, istriku. Giliran bertemu, kami bertemu dalam atmosfir yang lelah dan letih,” kata Is.

Bagi dia, di atas meja atau ruang makan adalah tempat yang sakral. Tempat yang seharusnya dapat menumpahkan segala kebahagiaan sambil makan bersama. Di situlah rasa cinta, rasa suka, dan rasa ceria bergabung.

Tapi ia menegaskan, spirit atau pesan dari lagu dengan tagline “Mengapa takut pada lara, sementara semua rasa bisa kita cipta” itu adalah bahwa setiap orang harus siap dengan duka.

“Kita sendiri yang menciptakan rasa sedih, senang, suka, duka. Cuma memang itu di luar keadaan kita. Siapa tau tidak. Jadi Jangan takut. Spiritnya di situ. Kita harus lebih kuat dari apa yang kita hadapi, karena memang Tuhan memberkati kita dengan hati yang lebih besar dari dunia, dan lebih besar dari apapun, selama kita mau bersabar,” ujarnya.

Semua lagu Payung Teduh dibuat berdasarkan pengalaman pribadi serta tidak pernah membuat lagu dari hal-hal yang bersifat pengandaian. Sumbernya paling ringan adalah dari sebuah film yang sangat berbekas di hati.

Payung Teduh berharap, baik lagu-lagu yang lama ataupun yang baru tetap berkesan dan menginspirasi bagi para pendengarnya serta menjadi sebuah bentuk karya yang bisa diterima dan bisa berpengaruh positif terhadap perkembangan musik di tanah air.

(Salman |foto : payungteduh)

 

Author: redaksi

2789 stories / Browse all stories

Related Stories »

ChocoMania Servio

Coming Soon Movie »

Star Wars : The Last Jedi (Trailler)

Movie Trailer »

Susah Sinyal The Movie ( Trailer )

Contact Us »

[email protected]

Song of the year 2017 »

Song of The Year 2017

  • Remaja - Hivi (23%, 418 Votes)
  • Akad - Payung Teduh (20%, 365 Votes)
  • Melawan Dunia - Ran feat Yura (15%, 279 Votes)
  • Kasmaran - Jaz (15%, 274 Votes)
  • Zona Nyaman - Four Twenty (13%, 236 Votes)
  • Galih dan Ratna - GAC (10%, 181 Votes)
  • Cinta 99% - Dea (5%, 83 Votes)

Total Voters: 1,836

Loading ... Loading ...

Favorite indonesian movie of the year »

Favorite Indonesian Movie of The Year

  • Posesif (27%, 401 Votes)
  • Marlina Si Pembunuh Empat Babak (22%, 325 Votes)
  • Night Bus (16%, 248 Votes)
  • Galih & Ratna (15%, 229 Votes)
  • Kartini (13%, 200 Votes)
  • Critical Eleven (7%, 101 Votes)

Total Voters: 1,504

Loading ... Loading ...

intermezzo »

Bincang Asal Tentang Bitter of Love - Apa Kata Ardhito Pramono?

Mentalitu care

Intermezzo »

Intermezzo with Ditha Fakhrana

Exclusive Interview With Rendy Pandugo »

Exclusive Intermezzo with Rendy Pandugo

New Movie Trailler »

Ayat Ayat Cinta 2 (Trailer)

Internasional Music »

Ed Sheeran - Perfect

Indonesian Music »

Raisa - Teduhnya Wanita