Berangkat dari sebuah isu kesehatan dalam lingkungan sekitar dan pribadi, Max Mandias, berdua bersama istrinya menciptakan sebuah restoran makanan sehat bernama Burgreens.

Max mandias sendiri adalah seorang co-founder sekaligus executive chef burgreens indonesia. Burgreens memastikan bahwa menu yang mereka miliki bebas dari nabati hewani, bebas MSG dan memakai bahan-bahan organik dalam setiap pembuatan makanannya.

Ide awal mula Burgreens sendiri berawal dari bagaimana solusi dari cara hidup sehat,terlebih karena sang istri Helga Angelina kala itu memilki beberapa riwayat health issue seperti alergi, insomnia, sinusitis, eksim, dan beberapa jenis penyakit lainnya. “jadi dulu saya melihat ketika menjadi volunteer di sebuah restoran raw food di amsterdam, bahwa seseorang yang memiliki penyakit yang bahkan terbilang kronis, dapat sembuh, dengan cara merubah pola hidup sehat, jadi self healing dengan dengan merubah pola makan dan pola hidup itu benar-benar berdampak baik dan nyata terhadap tubuh” ujar max saat ditemui di Burgreens Dharmawangsa, Jakarta.

Nama Burgreens sendiri terinspirasi dari 2 suku kata, yaitu burger yang merupakan sebuah simbol dari junk food atau makanan enak yang sangat familiar di benak masyarakat umum dan green, hijau yang identik dengan sesuatu yang alami, sesuatu yang sehat jadi burgreens itu burger yang sehat. “jadi kita gabungkan, makanan sehat dan ramah lingkungan yang paling ramah lingkungan dijakarta, dengan standar waktu penyajian yang cepat.

Burgreens mengusung cara yang unik dalam mengemas makanan sehat.

“kami berpendapat bahwa, membuat makanan sayur dalam bentuk yang sangat familiar pada masyarakat, mereka tidak perlu bahwa mereka sedang makan sehat, tapi mereka sedang makan enak”.

Terdapat hambatan dalam melakukan memasarkan makananan sehat berbasis nabati ini, yaitu masih banyaknya orang yang meimiliki pikiran layaknya orang terdahulu atau kuno yang mengatakan makanan sehat itu tidak enak, karena makanan sehat identik dengan sayuran dan tidak sedikit yang tidak menyukai sayur, maka dari itu Burgreens memiliki cara jitu yang digunakan untuk mematahkan analogi tersebut. “kita memakai bentuk-bentuk makanan, seperti hotdog tetapi dengan berbahan dasar jamur, bukan daging pada umumnya. Kita mencampurkan berbagai macam bumbu sehingga menciptakan sebuah cita rasa yang sangat familiar dengan indonesia”.

Bahan yang digunakan oleh burgreens sendiri merupakan bahan-bahan dari petani-petani lokal. “Jadi bicara tentang burgreens itu bukan persoalan benefit, tetapi lebih kepada social impact yang kami ciptakan, dimana kita memastikan bahwa petani yang produknya kami beli, dapat memastikan kesejahteraan sosial dari keluarga petani tersebut, memastikan bahwa anak-anak dari petani tersebut sekolah, sehingga yang pada akhirnya akan terjadilah sebuah regenerasi petani”

Burgreens memiliki cara tersendiri dalam melakukan promosi yang mereka lakukan, lebih tepatnya apa yang mereka lakukan adalah kampanye hidup sehat, mengajak masyarakat luas mengkonsumsi makanan-makanan enak tetapi sehat.”Kita mempunyai beberapa program kesehatan yang biasa kami jalankan yaitu, burgreens goes to office, burgreens goes to school dan burgreens school field trip”.

Pola hidup sehat sangat cocok bagi warga, atau masyarakat yang berdomisili di daerah kota metropolitan, mengapa ? karena warga metropolitan memiliki tingkat self depresion yang tinggi dimana, mereka mudah stress karena hidup di Metropolitan sendiri terdapat banyak faktor yang dapat meningkatkan tingkat stress seseorang, yang terutama dan pertama yaitu macetnya jalanan kota metropolitan dapat meningkatkan tingkat stress seseorang,ditambah dengan mengkonsumsi makanan yang tidak sehat, semakin bertambah pula tingkat stress seseorang. Maka dari itu merubah pola hidup sehat sangat dibutuhkan, selain untuk mengurangi stress pada tubuh dan pikiran, kita juga dapat merawat tubuh kita secara perlahan dan signifikan ke arah yang lebih baik.

(Candra | Foto : manual, sukita, burgreens) – (Editor : Salman)

Desainwebku